PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai fondasi pengembangan sektor pariwisata daerah. Penguatan akses udara, darat, dan sungai dinilai krusial untuk membuka potensi destinasi yang selama ini belum tergarap optimal.

Kalimantan Barat memiliki kekayaan wisata yang beragam, mulai dari wisata budaya Tionghoa dan Dayak, Tugu Khatulistiwa, hingga keindahan alam pesisir dan pegunungan. Dengan konektivitas yang membaik, arus kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara diharapkan meningkat signifikan.

Pemerintah Provinsi mendorong kolaborasi lintas sektor — pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, dan masyarakat — untuk menghadirkan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM lokal di sekitar destinasi.